Rabu, 15 Desember 2021

Simbol Kelistrikan Otomotif Beserta Fungsinya Masing-Masing

 Sistem kelistrikan pada mobil memang menjadi salah satu sistem yang paling merasakan perkembangan lebih signifikan dibanding dengan sistem-sistem yang lain pada kendaraan. Wajar jika hari ini hampir semua sistem penambahan yang ada pada kendaraan menggunakan sensor dan bekerja secara otomatis.

Arti simbol kelistrikan pada mobil
Gb. Contoh pengaplikasian simbol kelistrikan Pada wiring diagram
Karena memang pada dasarnya, kedepan kelistrikan akan menjadi prioritas pengembangan yang menjajikan dimasa depan bagi setiap kendaraan. Dasar-dasar kelistrikan body pada teknik otomotif menjadi salah satu kunci dasar kita untuk dapat membaca wiring diagram pada buku pentunjuk perbaikan, menganalisa kerusakan dan menentukan dimana komponen kelistrikan itu berada. Yang mana semua itu berupa simbol-simbol tertentu seuai dengan komponen tersebut pada sistem kelistrikan. 

Simbol-Simbol Kelistrikan Otomotif

Komponen - komponen kelistrikan memiliki simbol yang berbeda - beda. Tujuan dibuatnya simbol ini adalah untuk memudahkan kita dalam memahami rangkaian kelistrikan yang ada di buku manual perbaikan. Selain itu, simbol kelistrikan juga menjadi petunjuk setiap komponen pada buku manual perbaikan.

A. Baterai atau Aki

Simbol Kelistrikan Otomotif
Gb. Simbol Baterai
Secara umum Aki atau baterai pada mobilberfungsi untuk menyimpan energi listrik dalam bentuk energi kimia, yang akan digunakan untuk mensuplai dan menyediakan listik ke sistem starter, sistem pengapian, lampu-lampu dan komponen-komponen kelistrikan lainnya. Saat mesin mati, aki lah yang bertugas untuk penyedia energi listrik yang paling utama. Sedangkan ketika mesih sudah hidup, maka sistem pengisian akan menggantikan fungsi aki sebagai penyedia energi listrik.

B.Sekering atau fuse

Simbol Kelistrikan Otomotif
Gb. Simbol Sekring atau fuse
Secara umum Fungsi Sekring adalah untuk memutus arus listrik yang melewati sekring tersebut jika terjadi kelebihan arus listrik yang melewatinya. Jadi sekring padamobil adalah komponen penting untuk mencegah terjadinya kebakaran akibat konslet di jalur kelistrikan mobil.

C. Fuseble Link

Simbol Kelistrikan Otomotif
Gb. Simbol fuseble link
Secara umum fungsi dan konstruksi dari komponen fusible link hampir sama dengan komponen fuse atau sekering. Perbedaan utama dari fusible link dengan fuse adalah dari kapasitas arus maksimum yang dapat melewati komponen pengaman tersebut.

Pada fusible link, kapasitas arus yang dapat melewati komponen tersebut lebih besar dibandingkan dengan fuse.

Fusible link sendiri berfungsi sebagai komponen pengaman rangkaian kelistrikan ketika terjadi hubungan pendek (konsleting) atau terjadi kelebihan arus.

Fusible link dapat digunakan untuk arus yang lebih besar dikarenakan pada fusible link memiliki ukuran yang lebih besar dan elemen yang lebih tebal.

D. Sirkuit Breaker

Simbol Kelistrikan Otomotif
Gb. Sirkuit Breaker
Circuit breaker digunakan dalam sebuah rangkaian kelistrikan sebagai pengganti komponen sekering yang berfungsi untuk melindungi kesulitan pengiriman arus dalam sirkuit rangkaian seperti pada power windows dan sirkuit heater (pemanas).

E. Saklar atau Switch

Simbol Kelistrikan Otomotif


Simbol Kelistrikan Otomotif


Simbol Kelistrikan Otomotif
Gb. Simbol Saklar atau Switch
Saklar pada sistem kelistrikan berfungsi untuk memutus dan menghubungkan sistem kelistrikan. Dengan adanya saklar, maka setiap komponen dapat bekerja sesuai dengan yang diinginkan oleh pengemudi. 

F. Relay

Simbol Kelistrikan Otomotif

Simbol Kelistrikan Otomotif
Gb. Simbol Relay
Relay pada sistem kelistrikan mobil bisa berfungsi sebagai saklar atau switchelektromagnetik. Kinerja dari saklar ini dikendalikan oleh magnet listrik.

Fungsi lainnya dari relay adalah dapat meminimalisir bunga api yang sering terjadi di dalam saklar. Oleh karena itu, saklar lampu tidak mudah rusak dan umur pemakaiannya menjadi lebih lama daripada tidak menggunakan relay. Disini Saklar hanya digunakan untuk membangkitkan induksi magnet yang ada pada relay sehingga relay aktif atau on. 

relay akan membuat sistem kelistrikan mobil menjadi lebih stabil karena daya listrik dari baterai akan diterima langsung oleh beban, termasuk lampu dan klakson.

Hal ini otomatis membuat cahaya lampu menjadi lebih terang dan bunyi klakson nyaring.

pada relay 5 kali terdapat terminal 87a sebagai output tambahan, yang memungkinkan rangkaian berbeban ganda bisa dijalankan melalui satu relay. Biasanya, relay 5 kaki digunakan pada rangkaian headlamp, stop lamp, dan sebagainya.

G. Resistor

Simbol Kelistrikan Otomotif
Gb. Simbol Resistor
Resistor bila diterjemahkan artinya tahanan atau hambatan, yang berfungsi untuk menghambat arus yang mengalir dalam suatu rangkaian tertutup. Kemampuan resistor menghambat suatu arus kita disebut resistansi yang dinyatakan dalam satuan Ohm (Ω).

H. Thermistor


Simbol Kelistrikan Otomotif
Gb. Simbol thermistor
Thermistor adalah salah satu jenis Resistor yang nilai resistansi atau nilai hambatannya dipengaruhi oleh Suhu (Temperature).

Thermistor terdiri dari 2 jenis, yaitu Thermistor NTC (Negative Temperature Coefficient) dan Thermistor PTC (Positive Temperature Coefficient).

Nilai Resistansi Thermistor NTC akan turun jika suhu di sekitar Thermistor NTC tersebut tinggi (berbanding terbalik / Negatif). Sedangkan untuk Thermistor PTC, semakin tinggi suhu disekitarnya, semakin tinggi pula nilai resistansinya (berbanding lurus / Positif).

I. Rheostat
Simbol Kelistrikan Otomotif
Gb. Simbol Rheostat

Rheostat adalah Variable Resistor yang berfungsi untuk mengatur aliran arus listrik (current) pada suatu rangkaian elektronik ataupun kelistrikan, pengaplikasian pada otomotif mobil bisa dijumpai pada fuel sender gauge, app sensor pada pedal gas mobil injeksi dengan tipe throttle by wire dan lain sebagainya.

J. Resistor Tapped

Simbol Kelistrikan Otomotif
Gb. Simbol Resistor Tapped
Resitor tapped atau sering disebut sebagai potensiometer, Potensiometer merupakan jenis Variable Resistor yang nilai resistansinya dapat berubah-ubah dengan cara memutar porosnya melalui sebuah Tuas yang terdapat pada Potensiometer. Nilai Resistansi Potensiometer biasanya tertulis di badan Potensiometer dalam bentuk kode angka.

K. Kapasitor

Simbol Kelistrikan Otomotif
Gb.Simbo Kapasitor
Kapasitor atau disebut juga dengan kondensator merupakan komponen yang mampu menyimpan dan melepaskan muatan listrik sementara.

Satuan dari kapasitor disebut dengan Farad, yang menunjukkan kemampuan kapasitor dalam menyimpan muatan listrik atau kapasitansi. Farad diambil dari nama Michael Faraday, seorang ilmuan yang menemukan kapasitor.

L. Dioda

Simbol Kelistrikan Otomotif
Gb.Simbol Dioda
Dioda adalah komponen elektronika yang berfungsi untuk mengahantarkan arus listrik ke satu arah dan menghambat arus listrik dari arah sebaliknya. Dioda bisa juga digunakan untuk mengontrol arus, yakni sebagai saklar elektronik. Dioda terdiri dari 2 komponen elektroda yaitu Anoda dan Katoda.

M. Dioda Zener

Simbol Kelistrikan Otomotif
Gb.Simbol Dioda Zener
Diode Zener adalah diode yang memiliki karakteristik menyalurkan arus listrik mengalir ke arah yang berlawanan jika tegangan yang diberikan melampaui batas "tegangan tembus" (breakdown voltage) atau "tegangan Zener". Ini berlainan dari diode biasa yang hanya menyalurkan arus listrik ke satu arah.

N. Transistor

Simbol Kelistrikan Otomotif
Gb. Simbol Transistor
Transistor merupakan komponen dasar elektronika yang harus kamu ketahui karena memiliki banyak fungsi dan merupakan komponen yang memegang peranan sangat penting dalam dunia elektronika modern ini. Pada prinsipnya transistor terdiri atas dua buah dioda yang disatukan. Transistor terdiri dari 3 kaki yaitu Basis (B), Colector (C), dan Emitor (E).

O. Kabel

Simbol Kelistrikan Otomotif

Simbol Kelistrikan Otomotif

Simbol Kelistrikan Otomotif
Gb.Simbol Kabel
Rangkaian kabel atau wiring harness merupakan komponen yang ak kalah penting. Fungsinya untuk mengalirkan listrik dari baterai menuju seluruh bagian elektrikal. 

P. Massa

Simbol Kelistrikan Otomotif
Gb. Simbol Massa
Massa berfungsi untuk menghubungkan antar komponen dengan negatif baterai sehingga terbentuk rangkain tertutup pada sebuah sirkuit kelistrikan.

Q. Lampu

Simbol Kelistrikan Otomotif
Gb. Simbol Lampu
Kendaraan roda empat tidak hanya dilengkapi satu jenis lampu saja, ternyata ada beberapa jenis lampu yang fungsinya tidak sekedar sebagai penerangan, namun menjadi pemberi isyarat untuk menjaga keselamatan selama berkendara.

R. Klakson

Simbol Kelistrikan Otomotif

Simbol Kelistrikan Otomotif
Gb. Simbol Klakson
fungsi klakson sangat penting baik untuk pengendaranya maupun orang lain. Fungsi klakson sendiri adalah untuk memberikan isyarat kepada pengendara lain dengan sumber bunyi atau suara yang ditimbulkannya.

S. Koil pengapian


Simbol Kelistrikan Otomotif
Gb. Simbol Koil Pengapian
Koil pengapian berfungsi untuk merubah tegangan rendah listrik yaitu 12 volt menjadi tegangan tinggi 10.000 volt atau lebih yang dapat mengahasilkan percikan bunga api pada busi.

T. Generator/alternator

Simbol Kelistrikan Otomotif
Gb. Simbol Generator
Generator berfungsi untuk mengubah energi gerak menjadi energi listrik yang digunakan untuk mensupply semua kebutuhan listrik pada saat mesin hidup pada mobil pengaplikasian generator terdapat pada alternator sistem pengisian.

U. Motor

Simbol Kelistrikan Otomotif
Gb. Simbol Motor listrik
Komponen ini merupakan kebalikan dari generator, yaitu berfungsi untuk merubah energi listrik menjadi energi gerak, dalam mobil salah satu pengaplikasiannya yaitu pada motor starter, motor wipper, pompa bensin dan lain sebagainya.

V. LED

Simbol Kelistrikan Otomotif
Gb. Simbol LED
LED dapat kita definisikan sebagai suatu komponen elektronika yang terbuat dari bahan semikonduktor dan dapat memancarkan cahaya apabila arus listrik melewatinya. Led (Ligth-Emitting Diode) memiliki fungsi utama dalam dunia elektronika sebagai indikator atau sinyal indikator/lampu indikator. Dan baru-baru ini LED banyak digunakan pada segala jenis lampu pada mobil termasuk lampu utama.


Tinggalkan komentar dibawah dengan cara :
nama : 
kelas   :
SUDAH DIBACA

Selasa, 16 November 2021

3.6 Memahami cara kerja engine 2 dan 4 langkah.

 

 

Cara Kerja Motor 2 Tak dan 4 Tak

 

Sepeda Motor  4 Tak

Langkah Kerja Motor 4 Tak  yaitu:

  1.  Langkah Isap: Piston bergerak dari Titik Mati Atas(TMA) menuju Ke Titik Mati Bawah(TMB) dengan katup In membuka, Campuran bahan bakar dan udara masuk ke ruang bakar.
  2. Langkah Kompresi : Piston bergerak dari TMB menuju TMA dengan kedua katup menutup. Udara ditekan sehingga kompresi menjadi tinggi, kemudian busi memercikkan bunga api.
  3. Langkah Usaha : Piston bergerak dari TMA menuju Ke TMB karena dorongan daya ledakan dari percikan bunga api busi.
  4. Langkah Buang : piston bergerak dari TMB menuju Ke TMA dengan Katup Ex membuka, gas sisa pembakaran didorong keluar ke saluran pembuangan.



 

 

Sepeda Motor 2 Tak

Langkah kerja Motor 2 Tak Yaitu :

  1. Pison bergerak dati TMB menuju Ke TMA : di bawah torak terjadi langkah Isap( pemasukan bahan bakar dari karburator ke ruang poros engkol). Sedangkan diatas torak terjadi langkah kompresi dan langkah pembakaran
  2. Piston Bergerak dari TMA menuju Ke TMB : diatas torak terjadi langkah buang dan usaha, Sedangkan dibawah torak terjadi langkah pembilasan( pemasukan bahan bakar baru yang ditampung dari ruang poros engkol menuju ke ruang bakar melalui saluran bilas)

 

Sepeda Motor 2 Tak

 

Sepeda motor 2 tak adalah sepeda motor yang bermesin 2 langkah, artinya dalam satu siklus kerja dibutuhkan dua langkah, yaitu langkah isap dan langkah buang. Dengan kata lain, mesin 2 tak merupakan mesin yang memiliki siklus kerja dua gerakan piston dalam satu kali putaran poros engkol. Titik tertinggi yang di capai piston disebut titik mati atas (TMA).Dan titik terendah yang dicapai piston disebut titik mati bawah (TMB). Gerakan seher dari TMB ke TMA disebut satu langkah piston (stroke) atau sama dengan setengah putaran poros engkol.

 

  1. Langkah Isap (Up Ward Stroke)

Pada langkah isap piston bergerak naik dari TMB menuju TMA.Pada saat piston di posisi TMB, bahan baker yang berada dibawah piston didorong dan keluar dari saluran pembilasan. Proses selanjutnya, bahan baker yang keluar dari saluran pembilasan didorong piston sampai mencapai posisi TMA. Pada saat hamper mencapai TMA, piston menutup saluran pembuangan dan saluran pembilasan. Akibatnya, saluran pemasukan bahan baker terbuka yang menyebabkan bahan baker secara otomatis masuk melalui saluran pemasukan di bawah piston.Bahanbaker yang telah ada disilinder di tekan naik oleh piston sampai mencapai posisi TMA. Tekanan di silinder meningkat, kemudian bunga api dari busi membakare bahan baker dan udara menjadi letusan.

 

  1. Langkah Buang (Down Ward Stroke)

Letusan tersebut menghasilkan tenaga yang digunakan untuk mendorong piston bergerak turun dari TMA menuju TMB. Piston bergerak turun akan mendorong bahan baker yang telah berada di bawah piston menuju saluran pembilasan. Saat piston bergerak turun saluran buang dan saluran pembilasan dalam keadaan terbuka. Gas sisa pembakaran akan terdorong keluar melalui saluran pembuangan menuju knalpot akibat desakan bahan baker dan udara yang masuk dalam silinder melalui saluran pembilasan. Dengan terbuangnya gas sisa hasil pembakaran, kerja mesin 2 tak selesai untuk satu proses kerja (siklus). Proses up ward stroke dan down ward strokeakan terus bekerja silih berganti.

Sepeda Motor 4 Tak

Sepeda motor 4-tak adalah sepeda motor yang bermesin empat langkah. Disebut empat langkah karena satu siklus kerjanya dilakukan dalam empat langkah, yaitu langkah isap, langkah kompresi, langkah kerja, dan langkah buang. Jadi, dalam satu kali proses kerja terjadi empat langkah gerakan piston dalam dua kali putaran poros engkol.

 

Langkah Kompresi I

Pada kompresi I, piston bergerak dari TMA ke TMB.Saat piston bergerak turun, katup masuk dalam keadaan terbuka, sehingga campuran bahan baker dan udara terisap masuk kedalam silinder.Ketika piston mencapai TMB, katup masuk dalam keadaan tertutup.Dapat dikatakan bahwa langkah kompresi I selesai.

 

Langkah Kompresi II

Pada langkah kompresi II, kedua katup (katup masuk dan katup buang) dalam keadaan tertutup.Piston bergerak naik dari TMB menuju TMA mendorong campuran bahan baker dan udara dalam silinder, sehingga menyebabkan tekanan udara dalam silinder meningkat. Sebelum piston mencapai TMA campuran bahan baker dan udara yang bertekanan tinggi dibakar oleh percikan api busi.

 

Langkah Isap

Pada langkah isap, percikan api busi yang bereaksi dengan campuran bahan baker dan uadara bertekanan tinggi akan menimbulkan letusan. Letusan ini akan menghasilkan tenaga yang mendorong piston bergerak turun menuju TMB. Tenaga yang dihasilkan oleh langkah kerja di teruskan poros engkol untuk menggerakkan gigi transmisi yang menggerakkan gir depan.

 

Langkah Buang

Pada langkah buang, piston bergerak naik dari TMB menuju TMA.Katup masuk dalam keadaan tertutup dan katup buang dalam keadaan terbuka.Gas sisa hasil pembakaran terdorong keluar menuju saluran pembuangan. Dengan terbuangnya gas sisa pembakaran, berarti kerja keempat langkah mesin untuk satu kali proses kerja (siklus) telah selesai.

 

 

KEUNGGULAN DAN KEKURANGAN MOTOR 2 TAK DIBANDING MOTOR 4 TAK

KEUNGGULAN MOTOR 2 TAK DIBANDING 4 TAK

1. Untuk ukuran dan putaran yang sama daya yang dihasilkan lebih besar

C Secara teoritis daya motor 2 tak dua kali lebih besar dibanding motor 4 tak

Perbandingan daya yang dihasilkan

 

C Kenyatannya tidak demikian, sebab: setiap kali akhir langkah usaha lubang buang sudah terbuka, Proses pembilasan sangat singkat sehingga masih ada sisa gas buang.

(Akhir Langkah Usaha Port Buang Sudah Terbuka)  (Proses pembilasan sangat singkat)

2. Konstruksinya lebih sederhana

3. Getarannya lebih kecil

4. Bobot mesin untuk setiap satuan daya lebih kecil

5. Knalpot lebih awet

6. Perawatan lebih mudah

 

KELEMAHAN MOTOR 2 TAK DIBANDING 4 TAK

1. Pemakaian bahan bakar lebih boros

2. Knalpot/port mudah buntu

3. Pelumasan pada dinding silinder kurang sempurna (exhaust port)

4. Polusi yang ditimbulkan lebih banyak (asap dan emisi)

 

CARA MENGATASI KELEMAHAN MOTOR 2 TAK

Upaya yang dilakukan untuk mengurangi kelemahan motor 2 tak antara lain dengan :

o    KIS (kawasaki integrated system)

o    RIS (resonator intake system)

o    KIPS (kawasaki integrated power valve system)

o    RC VALVE (revolutinary controled exhaust system)

o    YPVS (yamaha power valve system)

o    YEIS (yamaha energy induction system)

 

KIS

Penambahan suatu ruangan yang pintu masuknya berdekatan dengan lubang pembuangan. KIS diterapkan pada kawasaki ninja RR

Fungsi: memblokir campuran udara dan bahan bakar segar agar tidak keluar ke saluran pembuangan pada saat langkah isap.

 

KIPS

Merupakan pengembangan dari KIS. Berfungsi mengatur lubang pembuangan sesuai dengan putaran mesin.

Pada RPM tinggi: Katup membuka sehingga pengeluaran gas buang lebih sempurna.
Pada RPM rendah: Katup menutup untuk mencegah keluarnya campuran udara dan bahan bakar yang baru masuk ke ruang bakar.

Prinsip kerja KIPS

 

YPVS DAN RC VALVE

YPVS diterapkan oleh yamaha TZM

RC VALVE diterapkan pada NSR 150 R

Kelemahan menggunakan YPVS dan RC VALVE, pada saat lalu lintas padat motor cepat panas karena saluran buang tertutup.

 

Prinsip kerja YPVS dan RC VALVE:

1.    Katup akan tertutup penuh pada putaran 2000-6000 rpm

2.    Pada putaran 6000-8500 rpm, katup mulai membuka

3.    Diatas putaran 8500, katup membuka penuh

 

RIS

Penambahan suatu ruangan antara karburator dengan karter. Komponen yang memiliki fungsi serupa dengan RIS pada yamaha disebut dengan YEIS.
Fungsi:

a.      menampung udara dan bahan bakar yang belum sempat masuk keruang bakar dan tersedak keluar akibat tekanan balik.

b.      Menyetabilkan aliran campuran udara dan bahan bakar kedalam ruang karter.

 

 

 

KIS DAN RIS

Prinsip: Berat jenis gas buang lebih berat dibanding gas baru karena telah tercampur carbon. sehingga bahan bakar murni cendrung diatas dan masuk ke ruang KIS.
Kelemahan: tidak dapat distel untuk berbagai putaran motor.


KIS dan RIS

PERBANDINGAN OUT PUT DENGAN RPM

Perbandingan out put dengan rpm

 

GAMBAR PROYEKSI ORTOGONAL

  GAMBAR PROYEKSI ORTOGONAL   Berikut ini akan dibicarakan tentang Gambar Proyeksi Ortogonal secara terinci. Gambar proyeksi ortogonal y...